Soppeng, newspost.id, |. - Komandan Kodim 1423/Soppeng, Letkol Inf Reinhard Haposan Manurung, mengambil langkah luar biasa dengan turun langsung ke lahan pertanian di Lahan Medde, Kabupaten Soppeng, Kamis (04/04).
Dengan berseragam loreng penuh semangat, Letkol Reinhard memimpin penanaman padi bersama prajurit dan masyarakat, membaur di tengah sawah, menepis sekat antara pemimpin dan rakyat.
Tindakannya menegaskan bahwa ketahanan pangan bukan hanya retorika, tetapi medan perjuangan nyata yang membutuhkan keterlibatan semua pihak.
"Kegiatan ini saya lakukan sebagai bentuk ajakan langsung, menggugah hati para prajurit Kodim 1423/Soppeng khususnya, dan masyarakat Soppeng pada umumnya. Jika ada kemauan dan tekad untuk bekerja, maka semua bisa kita lakukan, tanpa memandang profesi — apakah itu TNI, Polri, ASN, atau masyarakat umum," ujar Letkol Reinhard.
Lebih dari sekadar ajakan, keterlibatan TNI dalam sektor pertanian mencerminkan sinergi strategis antara negara dan rakyat. Letkol Reinhard menekankan bahwa pertanian adalah sektor vital yang saat ini menjadi tumpuan harapan bangsa dalam menghadapi ancaman krisis pangan global.
"Kalau TNI saja bisa turun ke sawah, maka para petani—yang memang menjadi ujung tombak ketahanan pangan—seharusnya lebih semangat lagi. Tidak ada alasan untuk tidak mendukung upaya swasembada pangan. Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi tanggung jawab kita semua sebagai anak bangsa," tegasnya.
Dandim 1423/Soppeng juga berharap kegiatan ini menjadi momentum kolektif yang membangkitkan semangat gotong royong di seluruh elemen masyarakat.
Ia menggarisbawahi bahwa keberhasilan program swasembada pangan tidak bisa hanya mengandalkan satu sektor, melainkan kolaborasi menyeluruh antara TNI, petani, pemerintah daerah, dan seluruh lapisan masyarakat.
"Mari kita bergerak bersama, bahu-membahu, karena hanya dengan gotong royong dan kerja nyata, cita-cita swasembada pangan Indonesia bisa kita wujudkan," terangnya. (***)